Apa Itu Function dalam Javascript Pengertian dan Konsep Dasar

Waktu pertama kali belajar JavaScript, saya pikir function itu cuma “cara bikin kode lebih rapi”.
Ternyata saya salah besar.


Saya baru sadar pentingnya function ketika kode saya mulai berantakan. Setiap mau menampilkan teks, menghitung angka, atau melakukan proses kecil, saya copy–paste kode yang sama berkali-kali. Awalnya terasa cepat… tapi lama-lama malah bikin pusing sendiri.


Di situlah saya mulai benar-benar memahami apa itu function.

Saat Kode Mulai Berantakan

Bayangkan saya punya kode seperti ini:

JavaScript
console.log("Halo, selamat datang!"); console.log("Halo, selamat datang!"); console.log("Halo, selamat datang!");

Kelihatannya tidak masalah. Tapi bagaimana kalau teksnya harus diubah?


Saya harus ubah satu per satu.


Di situ saya berpikir,
“Kenapa tidak dibuat satu saja, lalu dipanggil berulang?”


Dan di situlah saya bertemu dengan function.

Apa Itu Function Sebenarnya?

Dari pengalaman saya, function itu seperti tombol otomatis.


Kita tulis sekali apa yang harus dilakukan.
Lalu setiap kali butuh, kita tinggal tekan tombolnya.


Secara sederhana:

Function adalah blok kode yang bisa disimpan, lalu dijalankan kapan pun kita mau.

Contoh Function yang Pertama Kali Saya Buat

Waktu itu saya coba menulis seperti ini:

JavaScript
function sapa() { console.log("Halo, selamat datang!"); }

Lalu saya jalankan:

JavaScript
sapa();

Dan hasilnya:

JavaScript
Halo, selamat datang!

Saat itu saya langsung merasa,
“Wah… ternyata semudah ini.”


Tidak perlu tulis ulang berkali-kali. Cukup panggil namanya saja.

Kenapa Saya Akhirnya Sadar Function Itu Penting

Setelah beberapa latihan kecil, saya mulai paham:
  • Tanpa function → kode cepat panjang
  • Tanpa function → sulit diperbaiki
  • Tanpa function → mudah salah
Tapi dengan function:
  • ✔ Kode lebih pendek
  • ✔ Lebih mudah dibaca
  • ✔ Lebih terstruktur
  • ✔ Bisa digunakan ulang
Semakin besar programnya, semakin terasa manfaatnya.

Cara Saya Mengingat Konsep Function

Saya biasanya mengibaratkan function seperti resep masakan.


Resep ditulis satu kali.
Tapi bisa dipakai berkali-kali.


Kalau ingin hasil berbeda?
Tinggal ubah bahan (nanti kita belajar soal parameter).


Konsep ini yang akhirnya membuat saya lebih mudah memahami JavaScript tahap selanjutnya.

Kesalahan yang Pernah Saya Lakukan

Jujur saja, saya dulu sering lupa memanggil function.
Saya sudah buat:

JavaScript
function sapa() { console.log("Halo!"); }

Tapi lupa menulis:

JavaScript
sapa();

Akhirnya tidak muncul apa-apa, dan saya bingung sendiri.


Dari situ saya belajar:
Membuat function saja tidak cukup — kita harus memanggilnya.

Kenapa Kamu Harus Paham Function Sejak Awal

Berdasarkan pengalaman saya belajar JavaScript, hampir semua konsep lanjutan bergantung pada function:
  • Scope
  • Closure
  • Callback
  • Asynchronous programming
Kalau fondasi function belum kuat, materi lanjutan akan terasa membingungkan.
Saya sendiri merasakannya.

Kesimpulan

Dulu saya menganggap function hanya fitur tambahan.
Sekarang saya sadar, function adalah jantung dari JavaScript.


Belajar function bukan cuma soal sintaks, tapi soal cara berpikir:
Bagaimana membuat kode lebih terstruktur dan bisa digunakan kembali.


Kalau kamu sedang belajar JavaScript, percayalah — pahami function dulu dengan benar. Setelah itu, banyak hal akan terasa lebih masuk akal.


Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url