Struktur Dasar JavaScript: Kesalahan Umum yang Sering Terjadi pada Pemula
Belajar JavaScript sering terasa membingungkan di awal. Banyak pemula langsung mencoba menulis kode, tetapi hasilnya error, tidak jalan, atau malah tidak tahu salahnya di mana. Masalah utamanya bukan JavaScript yang sulit, melainkan belum paham struktur dasarnya.
Artikel ini akan membahas struktur dasar JavaScript berdasarkan kondisi nyata yang sering dialami pemula, lengkap dengan contoh kesalahan umum dan cara memperbaikinya.
1. JavaScript Selalu Berjalan dari Atas ke Bawah
Kesalahan yang sering terjadiBanyak pemula mengira JavaScript bisa membaca kode “acak” seperti manusia.
Hasil: undefined
Pemula sering bertanya:
“Kenapa tidak error, tapi juga tidak keluar ‘Andi’?”
Penjelasan realistis
JavaScript membaca kode dari atas ke bawah. Saat console.log(nama) dijalankan, variabel nama belum berisi nilai.
Cara yang benar
2. Setiap Perintah Biasanya Diakhiri Titik Koma (;)
Kesalahan umumPemula sering lupa titik koma atau menulis kode panjang tanpa struktur jelas.
JavaScript memang kadang masih jalan, tapi ini sering memicu bug di kode besar.
Praktik yang disarankan
💡 Biasakan pakai titik koma agar kode rapi dan aman.
3. JavaScript Peka Terhadap Huruf Besar dan Kecil
Kesalahan paling seringPenjelasan
nama dan Nama dianggap dua variabel berbeda.
Solusi
Gunakan konsistensi:
4. Penulisan Kurung Kurawal {} yang Sering Terlewat
Kesalahan nyataPemula mengira dua baris akan ikut kondisi if.
Yang sebenarnya terjadi
Hanya 1 baris pertama yang masuk kondisi if.
Penulisan yang benar
5. Salah Menempatkan JavaScript di HTML
Kesalahan klasikMenulis JavaScript sebelum elemen HTML ada.
Hasil: error atau tidak muncul apa-apa.
Penyebab
JavaScript dijalankan sebelum HTML selesai dimuat.
Solusi paling aman untuk pemula
Letakkan JavaScript di bawah HTML:
6. Mengira JavaScript Sama dengan HTML atau CSS
Kesalahan mindsetBanyak pemula mencoba menulis seperti ini:
Padahal JavaScript bukan bahasa tampilan, tapi bahasa logika.
Struktur dasar JavaScript itu berisi:
- Variabel
- Logika (if, else)
- Perulangan
- Fungsi
- Manipulasi elemen HTML
7. Lupa Bahwa Error Itu Normal
Realita yang sering terjadiPemula melihat error lalu langsung berpikir:
“Saya tidak berbakat ngoding.”
Padahal:
- Programmer senior juga sering error
- Bedanya, mereka tahu cara membaca error
JavaScript
Itu bukan musuh, tapi petunjuk kesalahan.
Kesimpulan
Struktur dasar JavaScript bukan soal hafalan sintaks, tapi soal:- Urutan eksekusi
- Konsistensi penulisan
- Pemahaman cara kerja logika
JavaScript tidak sulit — yang sulit adalah melewati fase bingung pertama.