Struktur Dasar JavaScript: Kesalahan Umum yang Sering Terjadi pada Pemula

Belajar JavaScript sering terasa membingungkan di awal. Banyak pemula langsung mencoba menulis kode, tetapi hasilnya error, tidak jalan, atau malah tidak tahu salahnya di mana. Masalah utamanya bukan JavaScript yang sulit, melainkan belum paham struktur dasarnya.
Artikel ini akan membahas struktur dasar JavaScript berdasarkan kondisi nyata yang sering dialami pemula, lengkap dengan contoh kesalahan umum dan cara memperbaikinya.

1. JavaScript Selalu Berjalan dari Atas ke Bawah

Kesalahan yang sering terjadi
Banyak pemula mengira JavaScript bisa membaca kode “acak” seperti manusia.

JavaScript
console.log(nama); var nama = "Andi";

Hasil: undefined

Pemula sering bertanya:

“Kenapa tidak error, tapi juga tidak keluar ‘Andi’?”

Penjelasan realistis

JavaScript membaca kode dari atas ke bawah. Saat console.log(nama) dijalankan, variabel nama belum berisi nilai.

Cara yang benar

JavaScript
var nama = "Andi"; console.log(nama);

2. Setiap Perintah Biasanya Diakhiri Titik Koma (;)

Kesalahan umum
Pemula sering lupa titik koma atau menulis kode panjang tanpa struktur jelas.

JavaScript
var umur = 20 var status = "pelajar"

JavaScript memang kadang masih jalan, tapi ini sering memicu bug di kode besar.


Praktik yang disarankan

JavaScript
var umur = 20; var status = "pelajar";

💡 Biasakan pakai titik koma agar kode rapi dan aman.

3. JavaScript Peka Terhadap Huruf Besar dan Kecil

Kesalahan paling sering

JavaScript
var nama = "Budi"; console.log(Nama); Error: Nama is not defined

Penjelasan
nama dan Nama dianggap dua variabel berbeda.

Solusi
Gunakan konsistensi:

JavaScript
var nama = "Budi"; console.log(nama);

4. Penulisan Kurung Kurawal {} yang Sering Terlewat

Kesalahan nyata

JavaScript
if (umur > 18) console.log("Dewasa"); console.log("Boleh punya SIM");

Pemula mengira dua baris akan ikut kondisi if.
Yang sebenarnya terjadi
Hanya 1 baris pertama yang masuk kondisi if.


Penulisan yang benar

JavaScript
if (umur > 18) { console.log("Dewasa"); console.log("Boleh punya SIM"); }

5. Salah Menempatkan JavaScript di HTML

Kesalahan klasik
Menulis JavaScript sebelum elemen HTML ada.

Html
<script> document.getElementById("judul").innerHTML = "Halo"; </script> <h1 id="judul"></h1>

Hasil: error atau tidak muncul apa-apa.


Penyebab
JavaScript dijalankan sebelum HTML selesai dimuat.


Solusi paling aman untuk pemula
Letakkan JavaScript di bawah HTML:

Html
<h1 id="judul"></h1> <script> document.getElementById("judul").innerHTML = "Halo"; </script>

6. Mengira JavaScript Sama dengan HTML atau CSS

Kesalahan mindset
Banyak pemula mencoba menulis seperti ini:

JavaScript
<h1>Halo</h1>

Padahal JavaScript bukan bahasa tampilan, tapi bahasa logika.


Struktur dasar JavaScript itu berisi:

  • Variabel
  • Logika (if, else)
  • Perulangan
  • Fungsi
  • Manipulasi elemen HTML
Contoh benar:

JavaScript
document.write("<h1>Halo</h1>");

7. Lupa Bahwa Error Itu Normal

Realita yang sering terjadi
Pemula melihat error lalu langsung berpikir:
“Saya tidak berbakat ngoding.”

Padahal:
  • Programmer senior juga sering error
  • Bedanya, mereka tahu cara membaca error
Contoh error penting:

JavaScript
Uncaught ReferenceError Uncaught SyntaxError

Itu bukan musuh, tapi petunjuk kesalahan.

Kesimpulan

Struktur dasar JavaScript bukan soal hafalan sintaks, tapi soal:
  • Urutan eksekusi
  • Konsistensi penulisan
  • Pemahaman cara kerja logika
Jika kamu sering error di awal, itu bukan tanda gagal, tapi tanda kamu sedang belajar dengan benar.

JavaScript tidak sulit — yang sulit adalah melewati fase bingung pertama.


Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url