Sejarah Perkembangan JavaScript: Dari Script Sederhana hingga Bahasa Utama Web
Kalau kamu ngoding JavaScript hari ini—entah buat tombol, validasi form, sampai bikin aplikasi web—percaya atau tidak, JavaScript awalnya dibuat cuma dalam hitungan hari 😄
Tapi sekarang? JavaScript sudah jadi bahasa wajib web developer.
Yuk kita bahas sejarahnya dari awal, versi santai ala ngoding harian.
Awal Mula JavaScript (1995)
Tahun 1995, web masih sangat sederhana.
Website cuma berisi teks dan gambar, tanpa interaksi.
Di perusahaan Netscape, ada seorang programmer bernama Brendan Eich yang diberi tugas:
“Bikin bahasa pemrograman sederhana buat browser.”
Targetnya:
- Mudah dipelajari
- Bisa jalan langsung di browser
- Bisa bikin halaman web jadi interaktif
⏱️ Fakta unik:
JavaScript versi pertama dibuat hanya dalam ±10 hari.
Nama Awalnya Bukan JavaScript
JavaScript sempat gonta-ganti nama:
- Mocha
- LiveScript
- JavaScript (karena strategi marketing)
Kenapa JavaScript? Karena saat itu bahasa Java sedang populer, jadi namanya “dipinjam” biar kelihatan keren 😅
⚠️ Catatan penting:
JavaScript ≠ Java
Dua bahasa ini berbeda total, cuma namanya mirip.
JavaScript Masuk Browser (Netscape & Internet Explorer)
Awalnya JavaScript cuma ada di Netscape Navigator.
Lalu Microsoft bikin versi sendiri bernama JScript di Internet Explorer.
Masalah mulai muncul:
- Kode jalan di Netscape ❌
- Tapi error di Internet Explorer ❌
Akhirnya developer harus bikin kode khusus untuk tiap browser. Ribet banget.
Standarisasi: Lahirnya ECMAScript
Agar JavaScript tidak berantakan, dibuatlah standar bernama ECMAScript oleh ECMA International.
Versi-versi penting:
- ES1 (1997) → standar pertama
- ES3 (1999) → mulai stabil
- ES5 (2009) → dipakai luas bertahun-tahun
- ES6 / ES2015 → revolusi besar 🚀
Ini titik balik JavaScript modern.
Fitur-fitur penting yang sering kamu pakai sekarang:
JavaScript
// let & const
let nama = "JavaScript";
const tahun = 1995;
// arrow function
const halo = () => {
console.log("Halo dunia!");
};
// template literal
console.log(`Belajar ${nama}`);
Sejak ES6:
- Kode lebih rapi
- Lebih mudah dibaca
- Lebih mirip bahasa pemrograman modern
JavaScript Tidak Hanya di Browser
Dulu JavaScript cuma buat:
- Alert
- Validasi form
- Manipulasi HTML
Sekarang??
- Dengan JavaScript kamu bisa:
- Backend (Node.js)
- Mobile App (React Native)
- Desktop App (Electron)
- Game
- IoT
Contoh backend sederhana:
JavaScript
console.log("Server jalan pakai JavaScript");
Satu bahasa, banyak platform. 🔥
JavaScript di Era Sekarang
Saat ini JavaScript adalah:
- Bahasa paling banyak digunakan di dunia
- Wajib untuk Frontend Developer
- Dasar untuk framework populer:
- React
- Vue
- Angular
- Next.js
Dan hampir semua website modern memakai JavaScript.
Kenapa Penting Tahu Sejarah JavaScript?
Sebagai coder harian, tahu sejarah itu penting karena:
Paham kenapa sintaks JavaScript “aneh”
Mengerti perbedaan JavaScript lama vs modern
Tidak kaget lihat kode jadul (var, callback hell, dll)
Kesimpulan
JavaScript:
Lahir tahun 1995
Awalnya bahasa kecil untuk browser
Berkembang jadi bahasa utama web & aplikasi
Terus update setiap tahun
Kalau kamu belajar JavaScript sekarang, kamu belajar bahasa masa depan web 🚀
📌
Artikel selanjutnya di JavaScript Dasar: