Gejala Dan Penyebab Terjadinya Asma

Penyebab asma sangatlah beragam dan tergantung dari kondisinya masing-masing. Istilah penyebab terjadinya penyakit asma sebenarnya kurang tepat, dikarenakan hal ini tidak disepakati oleh semua ahli/pakar kesehatan. Seperti penyebab rokok ,polusi asap ,debu ,bulu binatang serta udara panas maupun dingin tidaklah secara langsung dapat menyebabkan terjangkitnya penyakit asma.


Penyebab-penyebab tersebut secara tidak langsung mendorong terjadinya rangsangan terhadap paru-paru pada penderita asma. Hal ini berakibat terjadinya penyempitan saluran pernapasan. Namun terjadinya penyempitan tersebut tidak akan terjadi pada paru-paru orang normal, tetapi langsung terjadi pada penderita asma.

Oleh karena itu dalam mendiagnosis seseorang yang menderita penyakit asma ,seorang Dokter biasanya juga melihat riwayat kesehatannya terlebih dahulu secara menyeluruh. Biasanya Dokter akan cenderung merumuskan penyebab asma ini dengan faktor pemicu.
Penyebutan faktor pemicu ini kiranya lebih tepat karena faktor-faktor itulah yang memicu terjadinya asma. Dengan kata lain dapat disebut juga bahwa faktor pemicu asma adalah sesuatu yang memicu seseorang hingga menderita asma.


Faktor pemicu terjadinya asma secara umum dapat dibedakan menjadi dua hal, apa sajakah faktor tersebut, Faktor pemicu tersebut yaitu :

1. Faktor pada penderita (intrinsik)
Faktor ini meliputi aspek genetik (keturunan) ,alergi ,saluran napas yang tidak normal yang menyebabkan penyempitan (mudah terangsang oleh benda-benda halus) ,jenis kelamin ,dan ras/etnis tertentu.


2. Faktor lingkungan (ekstrinsik)
Faktor lingkungan adalah segala hal yang ada di lingkungan yang menjadi faktor pemicu terjadinya asma. Faktor lingkungan ini keberadaannya sering tidak kita sadari sebagai pemicu asma karena pola hidup masyarakat yang kurang sehat. Diantaranya :


  • Perubahan cuaca (dari panas ke dingin maupun sebaliknya)
  • Benda-benda kecil dari dalam ruangan seperti bianatang kecil ,kecoa ,debu rumah. Maupun benda-benda kecil di luar ruangan diantaranya jamur ,asap ,serbuk sari.
  • Obat-obatan tertentu
  • Bau-bauan yang menyengat dan bersifat merangsang
  • Makanan tertentu dengan bahan pengawet ,penyedap rasa ,maupun zat aditif lainnya.
  • Asap rokok
  • Kondisi emosi yang tidak stabil (marah ,depressi ,sedih berlebihan ,senang berlebihan)
  • Aktifitas fisik yang terlalu berat


Nah setelah kita mengenal faktor pemicu terjadinya asma ini alangkah baiknya kita untuk mengantisipasinya dengan menerapkan pola hidup sehat.
Kita lanjut ke pembahasan gejala asma. Sebenarnya apa saja sih gejala-gejala asma. Secara umum ada sembilan gejala/tanda yang paling mudah dikenali oleh setiap orang. Diantaranya :
  1. Kesulitan bernapas dan sering terengah-engah bila melakukan aktivitas yang agak berat.
  2. Mengi (atau suara ngiiik..ngiiik...ngiiik) pada si penderita dengan tempo lama dan secara terus menerus.
  3. Sering mengalami batuk ,baik disertai dahak maupun tidak. Karena batuk sendiri menandakan ada yang tidak beres dengan saluran pernapasan.
  4. Lebih sensitif terhadap alergi
  5. Paru-paru tidak berfungsi secara normal
  6. Tidak mampu menjalankan aktivitas fisik yang lama tanpa mengalami masalah pernapasan
  7. Susah tidur karena sering batuk atau terbangun akibat dada sesak
  8. Selalu merasa lesu dan lelah. Hal ini dikarenakan berkurangnya pasokan oksigen ke seluruh tubuh
  9. Dada terasa sesak karena adanya penyempitan saluran pernapasan akibat rangsangan tertentu. Akibatnya untuk memompa oksigen ke seluruh tubuh harus ekstra keras (memaksa) sehingga dada menjadi sesak
Setelah kita mengetahui penyebab dan gejala terjadinya asma kita juga harus tahu cara jitu untuk mengatasi asma tersebut

Nah apabila kita terkena salah satu gejala dari point-point diatas maka perlu diwaspadai bahwa kita mungkin menderita asma dan sewaktu-waktu dapat mengalami serangan asma. Untuk itu saya anjurkan segeralah perginle Dokter dan menjalani check up untuk memastikan kondisi kesehatan kita. Untuk mengtahui cara termudah mencegah asma kalian bisa lihat artikelnya  disini
Semoga bermanfaat...Salam sehat

Comments
0 Comments

Silahkan berkomentar yang sopan, komentar yang memuat konten pornografi akan saya hapus dan komentar yang tidak berhubungan dengan artikel tidak akan saya terbitkan.